FEB Unimus Jalin Kerja Sama Strategis dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak

Demak, 7 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali memperluas jejaring kerja samanya dengan menjalin kemitraan strategis bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilaksanakan pada Kamis, 07 Agustus 2025, bertempat di kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak. Penandatanganan MoU ini menandai komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat sinergi di bidang akademik dan pengembangan tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Hadir dalam agenda tersebut, Wakil Dekan FEB Unimus Dr. AM Juma’i, S.E., M.M., bersama jajaran pimpinan fakultas serta tim PPK Ormawa IMM Asy-Syifa, yang disambut hangat oleh Kepala DLH Kabupaten Demak beserta pejabat struktural dinas. Dalam sambutannya, Wakil Dekan FEB Unimus (Dr. AM Juma’i, S.E., M.M.) menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dari upaya kampus dalam membangun kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam isu-isu lingkungan hidup yang kian mendesak untuk ditangani secara holistik dan berbasis akademik. “Kami berharap melalui kemitraan ini, mahasiswa dan dosen FEB Unimus dapat turut berkontribusi dalam penyelesaian persoalan lingkungan di Kabupaten Demak, baik melalui kegiatan akademis seperti seminar, diskusi, maupun keterlibatan langsung dalam program-program pengabdian masyarakat,” ujar beliau. Beberapa bentuk kegiatan yang direncanakan dalam implementasi MoU ini antara lain penyelenggaraan seminar dan diskusi tematik terkait ekonomi lingkungan, pelatihan manajemen pengelolaan sampah berbasis masyarakat, riset kolaboratif tentang dampak ekonomi dari pencemaran lingkungan, serta pendampingan masyarakat dalam program pemberdayaan ekonomi berwawasan lingkungan. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini tidak berhenti pada tataran administratif semata, tetapi bisa segera ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang berdampak langsung pada masyarakat. Melalui MoU ini, FEB Unimus terus menunjukkan komitmennya dalam menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkaya pengalaman mahasiswa dalam pembelajaran kontekstual di luar kampus. Kerja sama strategis ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dari kolaborasi jangka panjang yang saling menguntungkan dan membawa dampak positif bagi pengembangan keilmuan, masyarakat, serta lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Demak.
Tim PPK ORMAWA IMM Asy-Syifa FEB Unimus Kunjungi Laboratorium MLH PWM Jawa Tengah di Pati, Pelajari Teknologi Pengelolaan Sampah dan Bioreaktor

Pati — Pada Jumat, 2 Agustus 2025, tim PPK ORMAWA IMM Asy-Syifa melaksanakan kunjungan sederhana ke laboratorium milik Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah yang berlokasi di Kabupaten Pati. Kegiatan ini bertujuan menambah wawasan dan pemahaman anggota tim terkait pengelolaan sampah serta penerapan teknologi bioreaktor yang dikembangkan oleh MLH. Rombongan disambut langsung oleh Ketua MLH PWM Jawa Tengah, Dr. Muchammad Sobri, S.Pt., M.P., bersama jajaran timnya. Dalam sambutannya, beliau memaparkan berbagai teknologi sederhana namun efektif yang dapat diterapkan untuk mengelola sampah rumah tangga. Menurut beliau, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat meringankan beban ibu rumah tangga yang umumnya menjadi pihak pertama yang berinteraksi langsung dengan sampah di rumah. “Dengan teknologi sederhana, proses pengelolaan sampah bisa dilakukan lebih efisien dan praktis,” ungkapnya. Dr. Sobri juga menegaskan bahwa sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menimbulkan masalah baru. Namun, jika diolah secara tepat, sampah justru bisa menjadi berkah. Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kunjungan tersebut adalah sistem penyiraman tanaman otomatis yang dapat dioperasikan dari jarak jauh dengan dosis dan waktu penyiraman yang konsisten. Selain itu, tim MLH juga mendemonstrasikan cara membuat kompos dengan penggunaan air yang minimal. Jika sebelumnya proses pembuatan kompos memerlukan dua ember, kini dapat dilakukan hanya dengan satu botol. Proses ini dimulai dari menggiling sampah organik, melakukan fermentasi, hingga menghasilkan kompos siap pakai. Kegiatan ditutup dengan sesi berkeliling laboratorium. Tim PPK diajak melihat langsung cara kerja bioreaktor kapal selam dan berdiskusi interaktif mengenai teknis pengelolaan serta penerapan teknologi tersebut. Kunjungan ini memberikan inspirasi berharga bagi tim PPK ORMAWA IMM Asy-Syifa untuk mengembangkan program Kampung Iklim di Desa Purwosari, Kabupaten Demak, dengan mengadaptasi teknologi dan metode yang telah dipelajari.
FEB Unimus Ikuti Lomba Menghias Tumpeng dan Tasyakuran Milad ke-26 Unimus

Semarang – Dalam rangka memeriahkan Milad ke-26 Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) turut berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Menghias Tumpeng dan Tasyakuran yang digelar pada hari Senin, 4 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh fakultas di lingkungan Unimus sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang kampus menuju “Transformasi Budaya Unggul Berkemajuan Menuju Kampus Berdampak”. FEB Unimus menampilkan tumpeng dengan konsep kreatif dan penuh makna, melambangkan harapan akan keberlanjutan prestasi dan kontribusi bagi universitas dan masyarakat. Selain sebagai ajang silaturahmi antar civitas akademika, lomba ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai budaya lokal. Acara ditutup dengan tasyakuran dan doa bersama untuk kemajuan Unimus di masa mendatang.
FEB Unimus Jalin Kerja Sama Strategis dengan FEB Universitas Hasanuddin Makassar

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali memperluas jaringan kolaborasi akademik dengan menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, pada 30 Juli 2025. Penandatanganan MoU ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi, mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini juga bertujuan untuk mendorong pertukaran dosen dan mahasiswa, pelaksanaan seminar dan konferensi bersama, serta kolaborasi riset nasional dan internasional. Dekan FEB Unimus, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah konkret FEB Unimus dalam mewujudkan visi internasionalisasi dan memperkuat jejaring antar perguruan tinggi dalam negeri. “Kami sangat antusias dapat bekerja sama dengan salah satu fakultas ekonomi terbaik di Indonesia. Ini akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan akademik dan profesionalisme mahasiswa maupun dosen,” ujar beliau. Sementara itu, pihak FEB UNHAS menyambut baik kerja sama ini dan berharap sinergi antara kedua institusi dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis di Indonesia. Dengan penandatanganan MoU ini, FEB Unimus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemitraan strategis yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, khususnya di bidang ekonomi dan bisnis.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unimus Hadiri AFEB PTMA 2025 di Makassar dan Jalin Kerjasama Strategis

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan jaringan dan kolaborasi akademik dengan menghadiri kegiatan Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (AFEB PTMA) tahun 2025 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Makassar tanggal 29-30 Juli 2025. Delegasi FEB Unimus dipimpin langsung oleh Dekan FEB, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si. yang turut didampingi oleh jajaran pimpinan program studi serta tim pengembangan akademik. Dalam forum tersebut, FEB Unimus aktif berpartisipasi dalam berbagai diskusi panel, workshop, serta forum kerjasama yang membahas isu-isu strategis seputar kurikulum, digitalisasi pembelajaran, peningkatan publikasi ilmiah, serta penguatan jejaring internasional. Salah satu agenda penting dalam forum ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar fakultas dan prodi Ekonomi & Bisnis di lingkungan PTMA. FEB Unimus secara resmi menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi, di antaranya: 1. MoU dengan UniSIRAJ Malaysia2. MoU dengan CPA Australia3. MoU dengan UTeM Malaysia Kerjasama ini mencakup pelaksanaan program pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta penyelenggaraan seminar dan konferensi bersama. Menurut Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si, partisipasi FEB Unimus dalam AFEB PTMA 2025 bukan hanya sebagai ajang silaturahmi dan koordinasi antar perguruan tinggi Muhammadiyah, tetapi juga sebagai sarana untuk mendorong FEB Unimus menjadi fakultas yang unggul dan adaptif dalam menghadapi tantangan global. Lebih lanjut, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi FEB Unimus untuk belajar dari praktik baik perguruan tinggi lain dalam hal tata kelola, inovasi program studi, dan strategi internasionalisasi kampus. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FEB Unimus terus berupaya untuk mewujudkan visi sebagai fakultas unggul dalam bidang ekonomi dan bisnis berbasis nilai-nilai Islam dan teknologi, serta mampu bersaing secara global.
Mahasiswa Asing FEB Unimus Raih Tiga Penghargaan Internasional di Global Youth Innovation Summit 2025

SEMARANG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus). Abdul Aziz Agbo, mahasiswa asal Ghana dari Program Studi S1 Manajemen, berhasil mengharumkan nama kampus di kancah internasional dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Global Youth Innovation Summit Batch 9 (GYIS) yang diselenggarakan di Singapura–Malaysia. Dalam ajang bergengsi tersebut, Abdul Aziz Agbo tampil gemilang dan berhasil meraih: 🏆 Juara 1 – Best SDGs Team (Kategori Kelompok)🥈 Juara 2 – Most Creative Delegate (Kategori Individu)🥉 Juara 3 – Best Delegate (Kategori Individu) Global Youth Innovation Summit merupakan forum internasional yang mempertemukan para pemuda inovatif dari berbagai negara untuk saling berbagi ide, gagasan, dan solusi kreatif terhadap tantangan global, khususnya terkait dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pada kesempatan tersebut, Abdul Aziz dan timnya mempresentasikan proyek bertajuk “Sustainable Starch Based Bio Plastic Food Wrapper”, sebuah inovasi ramah lingkungan yang bertujuan untuk mengganti atau mengurangi ketergantungan pada plastik konvensional, khususnya dalam kemasan makanan. Ide ini menggabungkan pendekatan ilmiah dan keberlanjutan untuk menghasilkan solusi nyata terhadap permasalahan sampah plastik global yang masih menjadi tantangan besar hingga saat ini. Dengan pendekatan ilmiah yang kuat dan komitmen terhadap keberlanjutan, proyek ini dinilai sebagai solusi nyata terhadap permasalahan global terkait sampah plastik—isu lingkungan yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di berbagai negara. “I feel very grateful and proud to be able to get this award. This is not only the result of my personal hard work, but also thanks to the university’s support, supervising lecturers, a solid team, outstanding mentors, and a very inspiring environment during the program. This award becomes a motivation to continue to innovate and contribute even more, especially in sustainability and environmental issues.” Ungkap Abdul Aziz Agbo, mahasiswa Prodi S1 Manajemen Unimus Asal Gana. Selain berkompetisi, Abdul Aziz juga berkesempatan untuk melakukan University Visit di 3 Universitas terkemuka dan ternama di dunia yaitu University of Singapore (NUS), University Malaya (UM), dan Internatioanal Islamic University Malaysia (IIUM). Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Abdul Aziz secara pribadi, tetapi juga memperkuat reputasi Unimus sebagai kampus yang mendorong inovasi global dan keberagaman di lingkungan akademik.
FEB Unimus dan Tim PPK Ormawa IMM Asy-Syifa Jalin Kerjasama dengan MLH PWM Jateng, Tandatangani MoA: Dorong Inovasi Kampung Iklim di Desa Purwosari, Demak

Semarang, 30 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Tim PPK Ormawa IMM ASY-SYIFA Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) yang berfokus pada pengembangan Kampung Iklim. Program bertajuk “Inovasi Ruang Iklim melalui Integrasi Digitalisasi Pengelolaan Sampah dan Ketahanan Pangan Guna Mendukung Kampung Iklim Purwosari yang Adaptif dan Mitigatif” ini menjadi langkah nyata dalam mengatasi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks. Penandatanganan MoA ini sekaligus menjadi tonggak awal dimulainya rangkaian kegiatan inovatif yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Melalui pendekatan berbasis teknologi digital dan kearifan lokal, program ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membangun ketahanan lingkungan dan pangan yang berkelanjutan. Wakil Dekan FEB Unimus Dr. AM Juma’i,S.E., M.M., dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kontribusi akademik dalam mendukung pembangunan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim. “Kami percaya bahwa sinergi antara kampus, masyarakat, dan organisasi lingkungan seperti MLH akan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya. Adapun Ketua MLH PWM Jateng Dr. Muchammad Sobri, S.Pt., M.P menyambut baik inisiatif ini dan berharap program ini menjadi percontohan bagi wilayah lain di Jawa Tengah. Dengan terintegrasinya sistem digital dalam pengelolaan sampah serta penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat, Kampung Iklim Purwosari diharapkan mampu menjadi model desa tangguh iklim yang adaptif sekaligus mitigatif terhadap dampak lingkungan global.
IMM Asy-Syifa FEB Unimus Hadirkan Inovasi Kampung Iklim Adaptif dan Mitigatif di Desa Purwosari, Demak.

Demak, 17 Juli 2025 — PPK Ormawa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Asy-Syifa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), resmi meluncurkan Program Kampung Iklim di Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) tahun 2025 yang digagas oleh Direktorat Belmawa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Dengan mengusung tema: “Inovasi Ruang Iklim melalui Integrasi Digitalisasi Pengelolaan Sampah dan Ketahanan Pangan Guna Mendukung Kampung Iklim Purwosari yang Adaptif dan Mitigatif,” program ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Peluncuran program ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan inovatif berbasis teknologi dan kearifan lokal. Acara launching dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perangkat desa, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak, dosen pembimbing dari Unimus, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, ketua tim pelaksana program menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan desa yang tangguh terhadap dampak lingkungan. Program ini melibatkan berbagai kegiatan, di antaranya: edukasi lingkungan kepada masyarakat, pelatihan bank sampah digital, pengembangan urban farming berbasis teknologi, serta pelibatan pemuda desa sebagai agen perubahan. Diharapkan, model pemberdayaan yang diterapkan di Desa Purwosari ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan tantangan ekologi serupa. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen FEB Unimus dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat. Dalam jangka panjang, Program Kampung Iklim ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mendukung agenda nasional menuju Indonesia yang lebih hijau dan berketahanan iklim.
BEM FEB Unimus Gelar Seminar “Retrovokasi” Bahas Gerakan Mahasiswa dari Perspektif Keamanan, Hukum, dan Akademik

SEMARANG | 05 Juli 2025 — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi mahasiswa yang kritis dan responsif terhadap isu-isu sosial melalui penyelenggaraan seminar bertajuk Retorika dan Advokasi (Retrovokasi). Seminar ini mengangkat tema “Aksi dan Reaksi: Tinjauan Keamanan, Hukum, dan Akademik atas Gerakan Mahasiswa”. Seminar yang berlangsung di Aula Lantai 8 Gedung Kuliah Bersama II Unimus ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa serta menghadirkan tokoh-tokoh penting dari kalangan akademisi, aparat keamanan, legislatif, dan pemerintah daerah. Turut hadir sebagai keynote speaker, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, serta narasumber seperti Dr. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin (Dekan FISIP Undip), Dr. Aris Septiono, SH.,MH.,LL.M. (LBH Unimus), AKP Tri Harjianto (Kanit Pidum Polrestabes Semarang), dan H.M. Dipa Yustia Pasa, SH., M.Kn. (Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah). Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II Unimus, Dr. Hardiwinoto, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya menciptakan ruang diskusi yang sehat dan konstruktif, terutama di tengah dinamika hubungan antara mahasiswa dan aparat keamanan yang kerap kali menjadi sorotan publik dalam konteks demonstrasi. “Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Namun, dalam menyuarakan aspirasi, perlu pemahaman mendalam terhadap aspek hukum dan keamanan, agar gerakan yang dilakukan tetap berada dalam koridor demokrasi yang sehat,” tegas Dr. Hardiwinoto.Selama sesi diskusi, para narasumber membahas berbagai isu krusial mulai dari batasan hukum dalam aksi demonstrasi, tantangan keamanan dalam mengawal unjuk rasa, hingga peran institusi akademik dalam membina karakter mahasiswa yang kritis namun tetap menjunjung etika. Antusiasme peserta pun terlihat tinggi, tercermin dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang dilontarkan selama sesi tanya jawab berlangsung. Banyak peserta mengaku mendapatkan perspektif baru tentang bagaimana gerakan mahasiswa seharusnya dijalankan agar tetap berlandaskan nilai-nilai keilmuan, etika, dan hukum. Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem advokasi mahasiswa yang lebih kuat dan terarah. Melalui kegiatan seperti ini, BEM FEB Unimus menegaskan perannya sebagai motor intelektual yang siap mengawal perubahan sosial secara positif, inklusif, dan konstitusional.
Kuliah Tamu “Peran Generasi Muda dalam Ketahanan Nasional Melalui Inovasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045”

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) sukses menggelar acara Kuliah Tamu dengan tema “Peran Generasi Muda dalam Ketahanan Nasional melalui Inovasi Ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.” Acara yang berlangsung di Aula Lantai 8 Gedung Kuliah Bersama (9GKB) II Unimus ini dihadiri oleh Rektor (Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd.) Para Wakil Rektor, Dekan FEB Unimus, Kaprodi, Dosen dan mengundang narasumber berbagai tokoh penting, mulai dari Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., hingga Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, Dr. Sutrisno, S.KM., M.H.Kes, dan Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, M.T., sebagai keynote speaker, dengan diikuti oleh seluruh Mahasiswa S1 Manajemen Unimus. Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa untuk memperkuat pemahaman mengenai peran strategis generasi muda dalam membangun ketahanan nasional, khususnya di bidang ekonomi. Melalui kuliah tamu ini, para peserta diajak untuk berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam menyongsong era Indonesia Emas 2045. Mewakili Gubernur Jawa Tengah, Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam, Ibu Eni Lestari, S.T., M.T., menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara nyata mendukung kreativitas dan inovasi generasi muda, khususnya mahasiswa. Peserta yang hadir tampak antusias dan aktif dalam sesi diskusi, mencerminkan semangat generasi muda yang peduli terhadap masa depan bangsa. Senada dengan itu, Rektor Unimus, Prof. Masrukhi, memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Jawa Tengah atas komitmennya dalam memberdayakan generasi muda. Sementara itu Membuka acara Dekan FEB Unimus menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang berkenan hadir. Dekan berharap melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk berkontribusi nyata dalam menciptakan inovasi yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045.