Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Semarang (FEB UNIMUS) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui penandatanganan hibah riset kolaboratif internasional antara Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan Rajamangala University of Technology Krungthep (RMUTK), Thailand pada 9 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi kerja sama internasional yang berfokus pada penguatan penelitian bersama (collaborative research) antar perguruan tinggi.
Penandatanganan hibah riset kolaboratif ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah bereputasi internasional, sekaligus mendorong kolaborasi dosen dan peneliti FEB UNIMUS dengan akademisi RMUTK. Melalui program ini, kedua institusi sepakat untuk melaksanakan penelitian bersama pada bidang ekonomi, bisnis, manajemen, dan kewirausahaan yang relevan dengan kebutuhan global dan regional ASEAN.
Dekan FEB UNIMUS, Dr. Andwiani Sinarasri, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa hibah riset kolaboratif internasional ini merupakan wujud komitmen FEB UNIMUS dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi dan peningkatan kinerja tridarma dosen, khususnya pada aspek penelitian dan publikasi ilmiah internasional.
“Kerja sama hibah riset kolaboratif ini diharapkan mampu menghasilkan luaran penelitian bersama berupa publikasi pada jurnal internasional bereputasi, prosiding internasional, serta pengembangan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan dunia usaha,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak RMUTK menyambut baik kolaborasi riset ini sebagai upaya memperkuat kemitraan akademik antara Thailand dan Indonesia, khususnya dalam pengembangan riset terapan di bidang bisnis dan teknologi.
Dengan adanya hibah riset kolaboratif internasional ini, FEB UNIMUS semakin menegaskan posisinya sebagai fakultas yang aktif dalam pengembangan kerja sama global serta berkomitmen menghasilkan penelitian berkualitas yang berdaya saing internasional. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan berlanjut pada program joint research, joint publication, seminar internasional bersama, serta pengembangan jejaring riset yang berkelanjutan.

